Eks DII/TII Berikrar Mengakui Ideologi Pancasila di Hadapan Menko Polhukam

Eks anggota DII/TII membacakan ikrar setia pada UUD 45 dan pancasila di depan Menko Polhukam, Selasa (13/8/2019). Zulfikar/bataviapos.com

BATAVIAPOS – Sebanyak 14 orang perwakilan dari anggota Darul Islamiyah Indonesia / Tentara Islam Indonesia mengatakan ikrar dan kembali mengakui ideologi Indonesia yaitu Pancasila dikantor Kemenko Polhulam, Jakarta, Selasa (13/8/2019).
Pembacaan ikrar setia pada UUD 45 dan Pancasila tersebut dipimpin oleh H.Karjono Kartosuwiryo yang merupakan putra dari tokoh dan pemimpin DII/TII. Menurut Menkopolhukan, Wiranto mengatakan bahwa pembacaan ikrar tersebut berlangsung hikmat dan penuh haru, karena merupakan satu hadiah yang spesial menjelang peringatan kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 74.
“Ini sangat luar biasa merupakan bonus menjelang kemerdekaan Republik Indonesia ke 74, dimana kita lihat saudara saudara kita yang dulu ingin menciptakan Negara lain selain Indonesia dan ideologi lain selain Pancasila, hari ini datang dengan mengajak keluarga, kerabat serta para simpatisannya untuk mengakui tidak ada ideologi lain di Negara ini selain Pancasila dan mengakui keberadaan Negara Indonesia”, ungkap Wiranto.
Wiranto menambahkan keikhlasan para mantan anggota DII/TII untuk mengucapkan sumpah setia dan kembali mengakui ideologi Pancasila merupakan satu momen yang harus disyukuri, karena paling tidak mengurangi ancaman perpecahan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Ini adalah satu momen yang harus di syukuri karena paling tidak mengurangi ancaman perpecahan Indonesia, dan untuk saudara saudara lainnya yang belum sadar dan masih mempunyai ideologi lain selain Pancasila, mari kembali ke pangkuan Republik Indonesia”, tambahnya.
Hal senada tersebut juga di ungkapkan oleh H.Karjono Kartosuwiryo yang merupakan putra dari tokoh dan pemimpin DII/TII, dia mengajak agar rekan rekan yang lain untuk bersatu membela Negara Indonesia.
“Untuk itu saya mengajak rekan rekan untuk membela negara ini, sebab kalo negara ini rusak atau bocor kita sendiri yang akan tenggelam”, tegas Karjono.
Menurut Karjono jumlah anggota DII/TII saat ini kurang lebih ada 2 juta orang dan dia berharap semua anggota agar kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Acara tersebut diakhiri dengan pembacaan doa dan penandatanganan ikrar setia pada UUD 1945 yang di saksikan langsung oleh Menko Polhukam. (VIC)
banner 468x60

No Responses

Leave a Reply