Habib Bahar Dieksekusi ke Lapas Pondok Rajeg, Ini Kata Kejagung

Habib Bahar Bin Ali Smith. Bahar dieksekusi ke Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Klas IIA, Pondok Rajeg Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (8/8/2019). Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung/bataviapos.com

BATAVIAPOS – Tim jaksa dari Kejaksaan Negeri Bogor dan Kejaksaan Tinggi Jawa Barat akhirnya mengeksekusi terpidana kasus kekerasan terhadap anak, Habib Bahar Bin Ali Smith.
Bahar dieksekusi bersama dua terpidana lainnya atas kasus yang sama yakni, Agil Yahya dan Basit Iskandar ke Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Klas IIA, Pondok Rajeg Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (8/8/2019).
Menurut Kapuspenkum Kejaksaan Agung, Mukri, eksekusi itu untuk menjalani masa hukuman mereka yang sebelumnya dititipkan sebagai tahanan di Rutan Polrestabes Bandung dan Rutan Polda Jabar.
“Eksekusi ini didasarkan putusan Pengadilan Negeri Bandung Nomor : 219 / Pid.B / 2019 / PN.Bdg, yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap (incraht) semenjak 7 (tujuh) hari setelah putusan tersebut diucapkan tanpa adanya pengajuan upaya hukum oleh terpidana dan JPU,” jelas Mukri di Komplek Kejaksaan Agung, Jakarta, Kamis (8/8/2019).
Sebelumnya, Habib Bahar Bin Ali Smith, Agil Yahya, dan Basit Iskandar yang terjerat kasus kekerasan terhadap anak bernama Cahya Abdul Jabar dan Muhammad Khoerul Aumam Al Mudzaqi alias Zak telah disidangkan di Pengadilan Negeri Bandung pada 9 juli 2019 lalu.
Terpidana Habib Assayid Bahar bin Smith alias Habib Bahar bin Ali bin Smith telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana turut serta merampas kemerdekaan seseorang yang mengakibatkan luka berat, di muka umum bersama-sama melakukan kekerasan terhadap anak yang mengakibatkan luka berat. Bahar divonis penjara selama 3 (tiga) tahun dan denda Rp50.000.000,-subsidiair 1 (satu) bulan kurungan. Sedangkan terpidana Agil Yahya di vonis 2 (dua) tahun penjara dan terpidana Basit Iskandar di vonis 1,5 tahun penjara.
Perbuatan para terpidana tersebut sesuai pasal 333 ayat (2) KUHP jo pasal 55 ayat(1) ke-1 KUHP dan pasal 170 ayat(2) ke-2 KUHP dan pasal 80 ayat (2) jo pasal 76 huruf c UU RI No 35 tahun 2014 tentang perubahan UU RI No 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. (YDH)
banner 468x60

No Responses

Leave a Reply