Menara Kartika Adhyaksa Memasuki Tahap Topping Off

Jaksa Agung HM Prasetyo melakukan toping off Menara Kartika Adhyaksa di Kejaksaan Agung RI, Jalan Sultan Hasanuddin, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (9/10/2019). Turut hadir dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, para Pejabat Eselon I & II pada Kejaksaan RI, Direktur Bina Penataan Bangunan pada Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR RI, Direktur Utama PT Totalindo Eka Persada Tbk, Direktur Utama PT Elsadai beserta jajarannya, jajaran Atelier 6 & PSA Studio. Yudha/bataviapos.com

BATAVIAPOS – Proses pembangunan Menara Kartika Adhyaksa yang dilaksanakan oleh PT Totalindo Eka Persana telah memasuki tahap penutupan atas (topping off) sebagai tanda konstruksi sudah berakhir.
Proyek yang berada di Komplek Kejaksaan Agung RI, Jalan Sultan Hasanuddin, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, diharapkan dapat berbanding lurus dengan kesungguhan jajaran kejaksaan. Dalam hal ini, untuk menjamin meningkatnya kualitas dan kuantitas penegakan hukum dan pelayanan kepada masyarakat.
“Pembangunan gedung ini dimaksudkan dalam rangka mengoptimalkan sistem pemulihan aset terpadu (Integrated Asset Recovery System) secara efektif, efisien, transparan dan akuntabel yang dilaksanakan oleh Pusat Pemulihan Aset (PPA) Kejaksaan Agung,” ujar Prasetyo saat melakukan topping off proyek Menara Kartika Adhyaksa, Rabu (9/10/2019).
Sesuai rencana, menurutnya, gedung ini akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas teknologi serta sarana pendukung yang memadai agar selaras dan mampu menjawab berbagai tuntutan kebutuhan masa kini dan di saat mendatang untuk memenuhi dan memperlancar pelaksanaan tugas-tugas bagi setiap unit kerja yang ada.
“Untuk itu, diharapkan pembangunan gedung baru ini, hendaknya semakin mengoptimalkan kinerja, meningkatkan kemampuan, menjaga diri dan integritas diri agar tidak mudah tergoda, tergoyahkan dan terbuai melakukan hal hal yang akhirnya dapat kembali mencederai citra dan meruntuhkan kepercayaan masyarakat kepada lembaga Korps,” tutur Prasetyo. Menara Kartika Adhyaksa yang akan digunakan oleh Pusat Pemulihan Aset (PPA) Kejaksaan Agung terdiri atas 10 lantai dan 2 basement ini menelan biaya Rp 90 miliar.
Turut hadir para Pejabat Eselon I & II pada Kejaksaan RI, Direktur Bina Penataan Bangunan pada Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR RI, Direktur Utama PT Totalindo Eka Persada Tbk, Direktur Utama PT Elsadai beserta jajarannya, jajaran Atelier 6 & PSA Studio. (YDH)
banner 468x60

No Responses

Leave a Reply