Puspenkum Kejaksaan Agung Siap Menuju Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani

Pelaksanaan survey responden eksternal yang digelar Badan Pusat Statistik (BPS) di Aula Puspenkum Kejaksaan Agung (Kejagung), Jakarta, Selasa (13/8/2019). Yudha/bataviapos.com

BATAVIAPOS – Program mewujudkan zona integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) nampaknya terus diperluas di Kejaksaan RI.
Ini diketahui setelah hampir setiap bidang di lembaga adhyaksa itu secara bergiliran menyatakan kesiapannya melaksanakan program tersebut.
Kali ini, jajaran Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung (Kejagung) menyatakan kesiapan yang serupa, bahkan hal itu dicerminkan langsung dengan pelaksanaan survey responden eksternal yang digelar Badan Pusat Statistik (BPS) di Aula Puspenkum Kejaksaan Agung (Kejagung), Jakarta, Selasa (13/8/2019).
Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Mukri mengatakan, survey responden eksternal menggandeng Badan Pusat Statistik (BPS) ini dilakukan dalam upaya mewujudkan zona interitas menuju WBK dan WBBM.
“Mudah-mudahan program WBK dan WBBM di Puspenkum Kejagung ini bisa terwujud dan terlaksana dengan baik”, kata Mukri.
Mukri memaparkan, dalam survey ini, metode pengumpulan data dilakukan dengan pengisian kuesioner mandiri. Adapun responden berasal dari stakeholder berbagai media cetak dan online, sejumlah mahasiswa perguruan tinggi, beberapa siswa sekolah lanjutan tingkat atas (SLTA) dan stakeholder lainnya yang selama ini memanfaatkan jasa pelayanan satuan kerja Puspenkum Kejagung.
Sejumlah responden yang mengikuti kuisioner tersebut mengaku sangat puas atas kinerja jajaran satuan kerja Puspenkum Kejaksaan Agung dalam memberikan pelayanan publik, baik itu aspek pelayanan dari petugasnya, aplikasi pelayanan maupun sarana dan prasarana pendukung pelayanannya.
“Pelayanan publik yang diberikan jajaran Puspenkum Kejagung saat ini sudah jauh berbeda. Kemajuan yang dicapai sangat signifikan”, ujar Nurokhman, salah seorang wartawan yang menjadi responden survey di Puspenkum Kejagung.
Nurrokhman mengatakan, dirinya mengalami sendiri keramahtamahan dan keterbukaan (transparansi) dari petugas Puspenkum Kejagung dalam pelayanannya yang selalu siap melayani.
“Di tambah lagi sarana dan prasarana pendukung unit kerja Puspenkum Kejagung sangat memadai di era digital ini”, kata Nurrokhman. Menurut Nurrokhman, unit kerja Puspenkum Kejagung sudah layak mewujudkan zona integritas menuju WBK dan WBBM. (YDH)
banner 468x60

No Responses

Leave a Reply