Tunggu Hasil Real Count KPU, Ormas Nusantara Bangkit Siap Kawal Konstitusi

Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Nusantara Bangkit menggelar konferensi pers di kawasan Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (22/4/2019). YDH/BATAVIAPOS

BATAVIAPOS – Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Nusantara Bangkit merespon maraknya kesimpangsiuran klaim kemenangan calon Presiden dan Wakil Presiden RI periode 2019-2024.
“Nusantara bangkit tidak terjebak dan tidak larut dalam persoalan quick count. Sebagai organisasi kemasyarakatan di bawah Ketua Dewan Pembina kami Jenderal TNI (Purn) Moeldoko, Nusantara bangkit taat konstitusi.
Kami tetap menunggu keputusan KPU, sesuai dengan tahapan pelaksanaan Pemilu tahun ini,” ujar Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Nusantara Bangkit, Ivan PP dalam konferensi pers di kawasn Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (22/4/2019).
Ivan menegaskan, kondisi masyarakat Indonesia pasca pencoblosan Pilpres yang digelar Rabu (17/4/2019), kian terbelah. Ini dikarenakan perdebatan pro dan kontra yang sangat tajam antara masyarakat, terutama dikarenakan klaim perolehan suara terbanyak dan pemenang Pilpres 2019.
Padahal, hasil perhitungan hasil real qount Pilpres 2019 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) sendiri masih sekitar 14 persen.
“Saat ini, seolah-olah kita terbelah dengan hasil perhitungan cepat atau quick count. Yang mana sebagian mengakui dan ada juga tidak mengakui perhitungan quick count itu.
Padahal sesungguhnya quick qount merupakan metodologi ilmiah, yang beberapa tahun belakangan ini di setiap perhelatan pesta demokrasi tingkat akurasinya mencapai 99 persen,” sebut Ivan.
Meski begitu, Ivan menegaskan, sebagai warga negara yang taat konstitusi, Nusantara Bangkit tidak akan ikut-ikutan terjebak dengan klaim sepihak pihak Capres dan Cawapres.
“Siapapun pemenang yang diputuskan KPU akan kami hargai. Kami mematuhi keputusan KPU, serta ikut membantu dan mengawal perjalanan pemerintahan yang diputuskan oleh KPU,” pungkasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Sekjen DPP Nusantara Bangkit Lukman Arnold Doloksaribu menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada aparat keamanan dari TNI/Polri, yang telah menjamin keamanan dan tertibnya penyelenggaraan Pemilu 2019.
“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh lapisan masyarakat Indonesia, yang telah berpartisipasi aktif dalam pemilihan umum yang ditunjukkan dengan tingginya angka partisipasi dari tahun sebelumnya tahun 2014, Pilpres 69,58 persen, Pileg 75 persen menjadi 80,90 persen,” ujar Lukman.(YDH)
banner 468x60

No Responses

Leave a Reply